Berkarya dengan Media yang Ada

image
“Berkarya dengan Media yang Ada” itulah slogan awal blog Galeri Momen. Slogan yang menunjukkan upaya dalam mengembangkan blog ini. Perjuangan tiada halangan fasilitas seadanya. Meski hasilnya juga apa adanya. Lalu kenapa slogan ini jadi judul salah satu posting. Dan mengapa juga tak terlihat slogan ini terpampang di blog Galeri Monen. Hmmmm, ada pemjelasannya tapi cerita sedikit dulu ya.

  Mengawali tahun 2010 berkawankan sebuah ponsel candybar keluaran Nokia, itulah awal fleksibilitas dan aktifitas online saya. Hingga akhirnya sampai pada dunia blogging juga. Dan disinilah pertama kali saya ngeblog menggunakan ponsel. Mengambil gambar, edit gambar, mengetik, editing hingga posting pakai ponsel. Saat itu blog ini berjudul Event dan Moment, dengan slogan Berkarya dengan Media yang Ada. Lumayan susah ternyata. Tapi saya masih bersyukur diberi media sederhana yang luar biasa ini. Nokia 6120c juga tergolong smartphone hebat. Jika penggunanya paham akan kelebihan smartphone ber-OS Symbian s60 v3 ini.
  Memang sulit tapi bisa, bukan? Menyusun kata dan kalimat hingga jadi artikel sederhana lalu posting di blog sebenarnya butuh waktu sebentar jika memakai PC. Akan tetapi lain cerita jika memakai ponsel. Layar kecil, keyboardnya juga khas ponsel candybar yang mungil itu. Mengetik hanya bisa pakai satu jempol sekali aksi. Keriting dah tu jempol.
Tapi itu masih lebih baik daripada tidak ada media pelampiasan. Anggap saja sedang lomba Marathon mengetik pesan singkat. Itu saya lakukan dari awal ngeblog hingga leboh satu tahun usia blog. Meluangkan sedikit sampai banyak waktu untuk bisa posting artikel tak jelas. Begadang untuk utak-atik ponsel biar mudah digunakan ngeblog. Dan jempol keriting seperti yang sudah saya katakan tadi. Seolah-olah berjuang keras, padahal yaaa. Hahahaha.
  Mulai ada perkembangan. Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya si Nokia bizoc punya adik. Alhamdulillah bisa kebeli sebuah ponsel touchscreen. Akhirnya jempol tidak keriting capek mengetik lagi. Kerja jempol jadi lebih ringan karena cuma sentuh sudah sama dengan menekan keypad. Kinerjanya buat jelajah internet juga bagus. Urusan posting jadi mudah. Dan alhamdulillah lagi sekarang sudah dipersiapkan senjata yang lebih mumpuni untuk sekadar blogging.
  Saya tidak terlalu suka dengan fasilitas yang lengkap. Karena fasilitas yang sudah lengkap akan memanjakan kita. Dan itu cenderung membuat kita terbuai lalu malas bereksplorasi dan bereksperimen. Saya lebih suka dengan fasilitas tanggung. Saya istilahkan media yang ada. Ini tentang bagaimana kita memaksimalkan fungsi yang sudah ada dan menambah atau mengakali fungsi pelengkap. Menciptakan media baru melalui media yang sudah tersedia. Intinya meski minim fasilitas asalkan pemanfatnnya maksimal itu lebih baik.
  Slogan Berkarya dengan Media yang Ada saya jadikan posting karena saya takut setelah blog ini berganti slogan lalu saya lupa slogan baik ini. Maka saya abadikan menjadi sebuah tulisan tak jelas ini. Slogan yang menggambarkan kreatifitas tanpa batas fasilitas.
Ya slogan ini memang akhirnya diganti juga. Maka dari itu tidak tampak di halaman blog. Ini dilakukan untuk penyesuaian. Karena sekarang judul blog ini adalah Galeri Momen maka slogannya juga harus menggambarkan judulnya. Galeri bisa berarti tempat penyimpanan yang penyajiannya dipajang. Seperti semua cerita ini yang tersimpan dan terpajang di blog ini. Dan slogan yang saya pilih seperti yang terlihat di bawah judul blog sebagai deskripsi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s