Jembatan Biru Malimbu, Singgah Sejenak Sebelum ke Tiga Gili

Jembatan_Biru

Gili Trawangan memang menjadi destinasi utama kami pada hari pertama di Lombok. Sebelumnya kami harus melanjutkan perjalanan darat dari Bandara ke Kota Mataram lalu ke pelabuhan Bangsal. Namun tanpa kami sangka, pemandangan di sepanjang perjalanan Mataram – pelabuhan Bangsal sungguh menggoda. Seakan merayu kami untuk menghentikan perjalanan dan menikmati keindahannya. Apalah daya, godaan itu begitu kuat.

Jalur menuju pelabuhan Bangsal melewati pesisir barat Pulau Lombok. Kontur jalannya naik turun bukit dengan sisi kiri jalan terkadang tebing curam dan sesekali melewati pantai. Pantai – pantai disini beberapa sudah cukup tersohor akan keindahannya. Salah satu pantai tersebut yang kami lewati yaitu Pantai Senggigi. Kalau ittenary perjalanan dan waktu Anda luwes, ada baiknya mampir dulu di pantai Senggigi. Namun kami memutuskan untuk lanjut saja. Sesekali kawan saya melambatkan laju kendaraan agar kami bisa melihat pemandangan sekitar. Sampai pada akhirnya berhenti juga di ujung sebuah tanjakan. Niat hati ingin istirahat sebentar dan ternyata kami berhenti di tempat yang tepat dengan view yang hebat. Jembatan Biru Malimbu. Nah loh, diujung tanjakan tadi ada jembatannya ya? Namanya memang Jembatan Biru Malimbu, namun itu bukan merupakan sebuah jembatan. Melainkan jalan pada umumnya yang berada di bukit Malimbu. Orang-orang menyebutnya Jembatan Biru karena pembatas jalan berwarna biru yang mirip dengan pegangan sebuah jembatan.

Pantai_Malimbu

Dari tempat ini kita bisa melihat Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan yang tampak remang-remang. Pemandangan yang khas dari spot ini yaitu karang berlubang yang menjorok ke laut. Membentuk tanjung kecil yang melindungi Pantai Malimbu dari deburan ombak. Bukit hijau diatasnya menyempurnakan pemandangan ini. Selain kami, tampak wisatawan lain yang juga sedang asyik berfoto. Latar yang sempurna untuk dijadikan foto narsis.

Jembatan_Biru2

Tak perlu khawatir mobil menghalangi jalan. Sisi kiri jalan cukup lebar untuk parkir beberapa kendaraan pribadi. Meski tak bisa disebut tempat parkir. Perlu camilan? Ada warung yang menjual makanan ringan. Jagung bakar juga ada. Haus? Kelapa Muda yang dijajakan ibu-ibu disini bisa jadi pelepas dahaga dikala terik. Buah Kelapa di daerah ini sangat melimpah, jadi pastinya tak akan dikasih harga mahal(mikirin kantong juga). Lagipula ibu-ibu disini baik dan ramah.

Kelapa_Muda_Malimbu

Terkadang juga ada yang jualan souvenir semacam topi pantai, kain Lombok dsb. Kalau beruntung Anda juga bisa melihat sekawanan monyet yang muncul dari sisi tebing. Baik-baik ya sama monyetnya. Kalau tidak, bisa beringas itu monyet. Seperti kawan saya yang satu ini.

pecinta_hewan

Tak berlama-lama disini kerena kami harus segera mencari majid guna menunaikan ibadah Salat Jumat. Ibadah wajib tetap harus dilaksanakan meski sedang liburan. Bukankah yang menciptakan alam seisinya yang begitu indah adalah Allah Yang Maha Kuasa. Jadi selagi menikmati ciptaannya, kita juga tak boleh meninggalkan perintah Nya.

Pejalanan pulang nanti mampir lagi di Jembatan Biru Malimbu.

Setelah dari Jembatan Biru, kami mampir di masjid terdekat. Masjid Nurul Yaqin, Kecinan Malaka Pemenang. Ada yang membuat kami sedikit heran dan tersanjung.

Sempat mengira sudah ketinggalan waktu salat. Ternyata Salat Jumat disana dimulai kira-kira pukul 13.00 WITA. Kalau di wilayah WIB kan biasanya pukul 12.00 sudah dimulai.

Ramah. Beli mie rebus di warung dekat masjid, eh dapat bonus jajanan dari warga sekitar secara gratis. Katanya itu jajanan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW malam sebelumnya. “Bawa saja buat bekal ke Gili Trawangan” begitu kata ibu-ibu tersebut. Terima kasih banyak Bu!

Warga disana memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tiap malam selama satu bulan penuh pada bulan Rabiul Awal. Padahal kalau di Jawa, di kampung halaman saya hanya sampai malam 12 Rabiul Awal saja.

Lombok, Nusa Tenggara Barat
31 Januari 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s