Telaga Warna Dieng, Sehari Saja Tak Cukup

telaga-warna
Seorang turis wanita sedang memandangi indahnya Telaga warna

Kali kedua plesiran ke Dieng namun untuk kedua kali pula berkata “belum puas”. Meski kali ini sudah membawa serta gear tukang foto, tetapi itu pula yang membuat saya belum puas. Belum puas sampai mendapatkan gambar Telaga Warna dari berbagai sudut pandang. Plesiran kemarin hanya menghasilkan landscape Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari tepiannya saja.

telaga-warna7
Telaga Warna dari salah satu sisinya

 

Inginnya bisa mendapatkan foto Telaga Warna dari atas juga, seperti foto-foto keren yang sudah banyak bertebaran di banyak media. Berusaha menandingi foto-foto tersebut? Oh, mungkin itu masih terlaly dini bagi tukang foto pemula seperti saya. Hanya saja, saya penasaran seperti apa wajah sebenarnya Telaga Warna dilihat dari sudut atas. Dari Batu Ratapan Angin, begitu petunjuk yang saya peroleh dari berbagai sumber.

Telaga Pengilon, sisi lain Telaga Warna
Telaga Pengilon, sisi lain Telaga Warna
salah satu peningagalan sejarah masa lalu, Candi Arjuna
salah satu peningagalan sejarah masa lalu, Candi Arjuna

Yah, karena cuma menyempatkan waktu sehari saja maka hanya ini yang bisa saya sajikan. Kalau hidangan yang saya sajikan rasanya entah manis, asam, asin, gurih, enak dan entah rasa apalagi. Mungkin itu akibat rasa penasaran saya akan pesona Telaga Warna dan Dieng yang belum terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s