Apa Kabar Pelabuhan Kendal?

Jumat, 22 Mei 2015 Presiden Jokowi meresmikan Terminal Teluk Lamong di Pelabuhan Tanjung Perak, Subaya sebagai terminal pelabuhan tercanggih dan paling ramah lingkungan di Indonesia. Membaca berita ini saya jadi teringat percakapan dengan orang tua lewat sambungan telpon.

“Le, tadi siang Ibu diajak Bapak mu ke pelabuhan. Habis dari Semarang bukannya langsung pulang ke rumah, Bapak mu malah ngajak ke pelabuhan(ah,sepertinya mereka ingin bernostalgia ke masa saat saya dan adik belum lahir). Pelabuhannya sudah jadi dan jalannya sudah alus. Tadi juga ada kapal besar yang berlabuh. Kapalnya besar dan bertingkat. Mobil dan truk bisa masuk ke dalam. Apa seperti kapal penyeberangan Ketapang-Gili Manuk, tanya ku. Iya, mirip seperti itu” Kapal Feri kah?

Pelabuhan yang dimaksud yaitu Pelabuhan Kendal. Rupanya pembangunan Pelabuhan Kendal sudah menunjukkan kemajuan. Terakhir kesana(entah kapan) jalannya masih aspal berbatu penuh debu. Penasaran dengan apa yang diceritakan orang tua saya, pulang kampung kemarin saya niatkan menengok cikal bakal gerbang laut Kabupaten Kendal tersebut.

Ini lah hasil temuan inspeksi mendadak atau sidak(bahasa mu Le!) yang saya lakukan pada Sabtu, 16 Mei 2015.

Gapura Selamat Datang
Gapura Selamat Datang Pelabuhan Kendal

Gapura selamat datang sudah berdiri dengan gagah. Gapura ini didirikan di jalan masuk menuju pelabuhan yang jaraknya masih 4 Km lagi. Tepat di pinggir Jalan Arteri Kaliwungu.

Terlihat sisi jalan yang halus dan sisi lain ditumbuhi ilalang. Akses jalan menuju Pelabuhan Kendal memang sudah bagus dan halus, tetapi itu baru satu lajur saja. Mungkin pemkab kekurangan dana untuk membangun lajur yang satunya. Ayo ayo, siapa yang mau menyumbang untuk pembangunan jalan menuju pelabuhan Kendal? Duh pak ne, jalan di kampung saya saja penuh lubang bergelombang dan jadi kubangan kalau musim penghujan. Malah diajak menggalang dana untuk proyek pelabuhan. Huuu. Sudah lah, biarkan proyek pelabuhan Kendal menjadi urusan pemkab. Kita awasi saja pembangunannya sambil terus minta dana untuk perbaikan jalan kampung, hohoho.

Jalan, jalan menuju pelabuhan
Panas, panas sekali
Kiri kanan kulihat saja
Banyak tambak iikan Bandeng

*sambil_bernyanyi_ala_Naik-Naik_ke_Puncak_Gunung*

Jarak 4 Km saya lalui dengan mulus berkat jalan yang sudah halus. Hingga akhirnya terlihat beberapa bangunan diujung jalan. Ya, itu lah bangunan Pelabuhan Penyeberangan Kendal.

Kalau bangunan ini sih sudah lama berdiri. Bangunan yang mungkin akan menjadi tempat pembelian tiket kapal penyeberangan.

Bicara soal kapal, saya tak melihat ada kapal besar yang bersandar seperti kata Ibu saya. Sepertinya saya kurang beruntung. Yang ada hanya perahu dan kapal tongkang pengangkut ekskavator.

Ekskavator dan Crain di atas kapal tongkang, digunakan untuk memindahkan material proyek
Ekskavator dan Crain di atas kapal tongkang, digunakan untuk memindahkan material proyek

Pembangunan masih terus dilakukan mengingat sarana-prasarana penunjang aktifitas pelabuhan penyeberangan masih belum tersedia.
Berita yang tersiar sih, pelabuhan Kendal sudah siap beroperasi. Hanya menunggu izin operasional dari Kementerian Perhubungan.

Pelabuhan sebagai tempat liburan

Pelabuhan Kendal sebagai pelabuhan penyeberangan memang belum beroperasi. Tapi lain cerita bila melihat pelabuhan sebagai tempat rekresi. Pelabuhan Kendal juga menjadi alternatif tempat liburan sejak tersedia akses jalan menuju kesana. Tiap akhir pekan di Pelabuhan Kendal hampir selalu ramai dikunjungi wisatawan yang kebanyakan merupakan warga sekitar. Sekadar untuk melihat Matahari terbit, bersantai bersama keluarga hingga memancing ikan. Atau mereka yang juga penasaran dengan perkembangan pembangunan pelabuhan Kendal seperti saya.

Saran saya, datang lah pagi atau sore hari. Tau lah bagaimana teriknya pantai kalau siang hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s