Mabuk-Mabukan ala Bir Pletok

Bakul Bir Pletok Jangan salah sangka dulu sama judulnya. Baca dulu cerita Bir Pletok beriku ini.
Bangun pagi-pagi rasanya kok dingin ya. Jadi pengen yang anget-anget. Bandrek, wedang jahe, sekuteng, wedang ronde dan bir pletok. Nah, yang terakhir disebut mengingatkan saya tentang sebuah cerita beberapa minggu yang lalu. Ceritanya berburu Bir Pletok. Begini. Dua tahun lebih tinggal di Jakarta saya belum berhasil menemukan kuliner khas warga asli Jakarta, Betawi. Tepatnya minuman yang dinamai oleh orang Betawi dengan Bir Pletok. Cukup lama saya mendengar desas-desus(bahasanya kayak infotaiment aja) peredaran minuman tersebut di kalangan masyarakat Betawi. Kabarnya minuman ini bisa menghangatkan tubuh. Maka ketika beranjak di Jakarta saya berusaha mencari tahu. Namun belum juga menemukannya hingga 2 tahun lebih sedikit. Suatu hari. Lanjutkan membaca “Mabuk-Mabukan ala Bir Pletok”

Karnaval Hijau Jakarta Fair Kemayoran 2011

Carnaval Jakarta Fair 2011
Karnaval Hijau

  Lagi, saya kembali mengunjungi Jakarta fair untuk kali keempat sepanjang hidup saya. Tahun kemarin berkunjung kesana dua kali. Dan tahun 2011 ini, tadi sore 29 Juni 2011 adalah kunjungan kedua sepanjang Jakarta fair 2011 berlangsung. Biasanya saya kesana ketika matahari sudah tenggelam, alias malam. Sekadar menikmati konser musik yang dipertunjukkan di panggung utama. Tetapi kali ini sengaja datang lebih awal. Sore hari saya sudah menginjakkan kaki di JIExpo Kemayoran. Tumben, kenapa ya. Lanjutkan membaca “Karnaval Hijau Jakarta Fair Kemayoran 2011”